Tugas kuliah

Menarik memang kalau membicarakan masalah yang satu ini. menjadi mahasiswa, semester berapapun. pasti akan ketemu dengan tugas perkuliahan. banyak alasan dosen memberikan tugas kuliah ini. diantaranya agar mahasiswa belajar mengulang materi yang diberikan dosen, memenuhi nilai tugas, bahkan sebagai pengganti ujian. tapi kadang, tugas kuliah ini sangat menjengkelkan. tak ada toleransi, datang bertubi-tubi, tak kenal waktu dan seringkali datang bersamaan. beuh!

tugas kuliah

Karakter dosen beda-beda bro, gak semua dosen “tega” memberikan tugas yang berjibun itu ke mahasiswanya. menurut saya, tugas yang paling mudah adalah membuat makalah. kenapa?
ada google, dia adalah dewa semua informasi. tinggal ketik kata kunci yang di inginkan semua informasi didapat. copy – paste sana sini, bikin cover secantik mungkin, tulis nama kelompok. done! 5 menit 20 detik saya bisa bisa bikin makalah.

nah, ada juga tipe dosen yang brutal. biasanya beliau setiap kali pertemuan memberikan tugas kuliah. tak tanggung2 tugasnya pun tidak manusiawi. kalau cuman bikin makalah gampang, bagaimana kalo ada ketentuan seperti ini:

“makalah yang kalian buat harus murni hasil pemikiran dan analisa kalian, minimal 50 halaman A4. tidak hanya copy paste dari internet. tidak boleh sama dengan teman sekelas. dan sumber jelas”

gila gak tuh, kalo saya sih jadi mahasiswa ya ikut-ikut aja ada dosen yang ngasih tugas kayak gitu. baru nanti kalo ada temen yang protes keberatan karena tugasnya tidak manusiawi baru saya ikut-ikut protes keberatan dengan tugasnya πŸ˜†
jadi, labil gitu lah istilahnya.


gara2 tugas.

status-status sejenis seperti diatas, seringkali diungkapkan mahasiswa untuk sekedar curhat walaupun jelas tidak bisa menyelesaikan masalah sepeserpun. banyaknya tugas kuliah akan berdampak besar bagi psikologi kejiwaan seseorang. mau makan gak enak, mau dota gak enak, mau pacaran gak enak, mau pup pun gak enak kalo tugas belum kelar. kepikiran cuy :mrgreen:

penutup postingan kali ini adalah tips mengerjakan tugas dengan baik dan benar, tentunya versi saya sendiri.

1. pahami skala prioritas, kalau saya memilih mengerjakan tugas yang mudah dulu sebelum tugas yang lain dikerjakan. baru setelah itu memikirkan masalah pengumpulan, jadi pertimbangan berikutnya membuat tugas yang dikumpulkan terlebih dahulu dari pada yang lebih lama.

2. tidak menunda pekerjaan, abaikan dulu masalah yang sekiranya tidak penting seperti tidur siang untuk kulit halus dan menambah kecantikan, creambath atau rebonding disalon di cancel dulu waktunya. jadi konsentrasi ke pengerjaan tugas kuliah terlebih dahulu.

3. bertanya, jangan malu untuk bertanya mengenai penyelesaian tugas kuliah tersebut entah itu ke dosen, google, teman sekantor, teman sekos, teman sepermainan, atau teman baru kenal dijalan πŸ˜†

4. istirahat cukup, menjaga kondisi tubuh. jangan dipaksakan mengerjakan tugas apabila benar-benar capek dan penat dengan kehidupan duniawi. saya hafal perilaku mahasiswa, tidur dikosan, hidup pas-pasan, sering sakit-sakitan, maunya irit malah mlilit. satu pesan saya “makan mie tiap hari tidak bagus buat kesehatan” oke, kalimat yang terakhit ini agak out of topic πŸ˜€

5. minta doa restu orang tua, bagi mahasiswa perantauan yang jauh dari rumah. sekali-kali sempatkan untuk sekedar memberi kabar lewat sms/telfon, mintalah doa restu agar diberi kemudahan dalam belajar di dunia kampus yang menyilaukan. nb: jangan cuma ingat orang tua jika uang habis, dan butuh segera kucuran dana segar. nah lo..

6. hilangkan prinsip asal bikin, sebisa mungkin buat tugas kuliah sebaik-baiknya. buang jauh-jauh pikiran asal buat, yang penting ngumpulin. ingat ini juga untuk kebaikan kita sendiri toh πŸ˜†

Akhir kata, SALAM MAHASISWA! kalian semua JUARA!
selamat mengerjakan tugas! gapai mimpi2mu. turunkan nurdin!

pic saya pinjam dari sini

Share this