Kursi 2C 2D Kereta Api Harina Bisnis Seharusnya ditiadakan

Kenyamanan penumpang kereta api menjadi salah satu hal yang selalu disuarakan oleh Manajemen PT KAI. Betul, perubahan-perubahan menuju ke arah yang lebih baik sangat kami rasakan dari berjalannya waktu. Mulai dari kemudahan dalam pembelian tiket, kereta baru, pelayanan pelanggan, fasilitas penunjang lain di stasiun yang banyak sekali. Jika dari beberapa hal diatas sudah baik, maka menjadi PR tambahan untuk pihak KAI untuk segera meniadakan bangku 2C 2D dari gerbong kereta Harina tujuan Bandung Surabaya.

Hanya Sejengkal

Alasan Kemanusiaan tentu saja menjadi hal pokok yang kami tuntut. Membayar kelas Bisnis untuk Rp. 300.000 (naik dari Semarang ke Surabaya) menjadi sangat mahal karena bangku yang didapat tidak sesuai ekspektasi kelas Bisnis pada umumnya. Bahkan lebih buruk dari ekonomi. Jika kelas ekonomi saya bisa ngobrol sama penumpang lain yang ada di depannya untuk curhat nasib nestapa. Ini saya curhat sama tembok toilet. Sangat tidak berperikemanusiaan. Jarak kursi dengan tembok toilet hanya sejengkal jari. Kaki harus menekuk setiap waktu selama perjalanan, sangat tidak nyaman. Beda dengan kursi 1A 1B yang sama-sama di depan namun bisa selonjoran.

Bahkan colokan listrik yang menjadi bekal hidup kaum milenial setiap waktu untuk memperpanjang keeksisan di dunia maya pun tidak ada. sangat disayangkan sekali.

 

Kalo bukan kategori ini gak bisa ditukar?

Dari stiker yang tertempel dibagian atas kursi ini memang bisa ditukar, namun untuk kondisi tertentu seperti ibu menyusui, orang tua jompo, sakit, atau mengandung. namun jika pemilik kursi remaja ganteng sehat bugar seperti saya mana bisa? tetep saja nyesek.

Gap jarak yang kelihatan

 

Akhirnya saya gak kuat dan pindah ke kursi lain yang lebih nyaman di sisi kanan, biarlah bangku saya ikhlaskan untuk orang-orang yang melakukan persiapan akan turun di stasiun berikutnya.

 

Dengkule Mentok

 

Maka dari kalian pasti ada yang berfikir untuk memindahkan senderan ke arah belakang, jadi hadap mundur. maka jika hal tersebut dilakukan pun. jarak antar kursi masih terlihat sangat minimalis. apalagi digunakan bersama 4 orang jika terisi penuh. gak bisa dibayangkan bagaimana kami akan beradu dengkul dengan sengit.

Pesan terakhir dari saya, dan sekaligus kepada pihak terkait untuk segera meniadakan kursi ini agar semakin nyaman lagi kita-kita yang mau traveling pake kereta. bagi orang yang mau bepergian dan memiliki kesempatan untuk memilih kursi, maka catat baik-baik bangku ini agar tidak dipilih karena anda akan menyesal seumur hidup. 😆

Share this