Kolaborasi dalam StartUp Penting Sob

gdg

menarik sekali tema dalam Google Developer Group Semarang Meetup #3 hari Rabu (06/02/2014) yang bertempat di KY Kopi, Jl Simongan 15A, Semarang. 4 suhu turun dari pertapaan mereka masing-masing untuk memberikan pandangan, pengalaman, sharing suka duka mereka dalam membangun sebuah usaha. Adalah @sofyanr lelaki paruh baya yang sudah malang melintang di dunia developer, Danu Hernanto desainer UI/UX apps, Yansen Kamto CEO Kibar, dan Dico pemilik Brand Dokter Laptop.

Secara silih berganti, 4 orang yang mempunyai kualifikasi berbeda tersebut mulai duet dengan microphone untuk memberikan pandangan mereka mengenai pentingnya Kolaborasi dalam StartUp.

Kenapa Kolaborasi sangat penting?

Karena kata (D’Masiv-Jangan Menyerah.mp3) tak ada manusia yang terlahir sempurna… *lalu karaoke*
oke, Kolaborasi sangat penting karena untuk menutupi kekurangan dalam diri sob! kemampuan kita terbatas jadi membutuhkan orang lain untuk dijadikan partner yang mempunyai visi misi sama agar terjadi suatu hubungan yang saling MENGUNTUNGKAN.. Kolaborasi itu harus jelas ya, jangan sampai hanya sebatas omongan. namun harus ada catatan tertulis yang disepakati bersama agar jika nanti proyek sukses, bagian-bagian dapetnya udah jelas. pun- jika gagal, ga ada yang perlu disesali karena sudah ada kesepakatan, intinya cepetlah move on jangan terlalu larut dalam kesedihan. terus berkarya, lupakan negara.

Nah bikin StartUP itu gimana? pertama kali harus ada rasa galau dan kepo sob. ada suatu masalah yang harus dicarikan solusi. berbekal dari problem tersebut akan timbul berbagai ide mentah yang siap dieksekusi oleh rekan yang diajak berkolaborasi. contohnya, jika ada seorang developer jago koding, yaudah sih tinggal cari team yang jago desain interface, yang jago ngomong buat presentasi karena sebagus apapun sebuah produk jika tidak bisa menjual sama saja bohong, jadilah modal awal terbentuknya StartUp. yang jelas, bikin StartUp itu jangan untuk mencari Investor, kerja team akan terganggu jika sudah ada dana dari Investor, kerja jadi seperti dikejar-kejar hasilnya. dan akhirnya Gagal Total. menangis lagi sehari semalam.

Buat Produk yang bermanfaat bagi orang lain, awalan kerja membangun StartUp itu fokus mencari Prestasi, bukan materi. seiring berjalannya waktu, jika produk yang dibuat fenomenal materi akan datang sendiri. Oiya, mengulangi hal yang sukses sebelumnya juga tidak salah, asal bisa diubah varian atau model. hal ini akan mengurangi banyak biaya riset karena pernah dikerjakan sebelumnya. dalam sebuah team, jangan bekerja terlalu serius. perlu sesekali disisipkan unsur fun, agar tidak stress dan cepat mati. perlu juga ditegaskan agar seluruh anggota team fokus pada pekerjaan. jangan melakukan usaha yang sifatnya sampingan seperti menjadi PNS atau menjual martabak agar sumberdaya pikiran dapat terpusat dan bersinergi dengan baik.

Nah jika sudah jadi sebuah Produk, tinggal lempar aja ke user versi beta. dengan melakukan ujicoba tersebut akan datang caci maki dari pengguna yang siap diolah lagi oleh team untuk menyempurnakan rilis di versi berikutnya. inti alurnya seperti itu, lempar ke pasar lagi, dicaci maki lagi, perbaiki lagi. tetep semangat pokoknya. Lakukan Promosi digital ke semua jalur media dengan baik. kayak game yang ngetren baru-baru ini, Flappy Bird. berawal dari kebosanan orang-orang memainkan game berat dan boros resource akhirnya mencoba game baru yang ternyata bikin dia jengkel. semakin banyak orang yang jengkel, semakin penasaran orang mencoba, semakin banyak diomongin di sosmed, Promosi berhasil tanpa mengeluarkan uang yang banyak.

dapat diambil Kesimpulan dari beberapa poin diatas bahwa Kolaborasi dengan orang yang tepat akan saling menguntungkan disamping visi misi dan tujuan yang diharapkan bersama tercapai dengan sukses, sempurna, dan fenomenal. enak tho?

100_4058 100_4066

sesi narsis bersama setelah acara

Share this