Halo Solo

sudah sekitar tiga minggu saya berada di kota ini, untuk sebuah urusan. katakanlah sebuah proyek pekerjaan besar untuk masa depan. dulu, saat saya berkunjung ke kota ini pada awal-awal masa kuliah. dalam hati saya saya mempunyai harapan suatu saat akan tinggal di kota ini. dan benar sekali setelah kontrak pekerjaan di jepara habis pada desember 2012 lalu saya mendapat kesempatan untuk ke tinggal di solo.

hal yang paling saya sukai dengan kota ini adalah harga makanan relatif lebih murah daripada di jepara, atau semarang. tempat tinggal saya dulu. nasi padang komplit dengan lauk dan esteh dihargai 9000 rupiah saja. kalo di jepara atau semarang mungkin bisa sampai 12.000-15.000 untuk kenyang makan enak. yang jual pun banyak mbak-mbak yang masih muda, beda kalo di kota lain yang jual makanan ibu-ibu tua. halah.

awal-awal saya hidup disini, saya banyak dibantu oleh @mashendri sesepuh blogger solo ini selalu sigap jika saya ada pertanyaan yang mengganjal mengenai kota solo. seperti saat saya tanya beli perlengkapan sholat sarung, sajadah dimana? dijawab ambil di mushola aja.

oya, kostan saya ada di daerah gonilan. barangkali pas di solo mau maen-maen kesini boleh kok, kontak aja via fb atau mention saya. syaratnya cuma bawa nasi padang aja, lauknya rendang jangan lupa estehnya. memang saya fans berat dengan rendang, masakan yang katanya paling enak di dunia versi cnn itu. nanti saya ajak jalan-jalan ke seluruh penjuru kota deh sebagai ucapan terima kasihnya (–,)

yaudah, segitu dulu aja. nanti kalo ada pengalaman oke pasti saya posting kok di blog.
salam super.

Share this