AkberSMG kelas “Jual Kotamu”

Bertempat di Deoholic Cafe Semarang, Selasa (12 Juni 2012) saya berkesempatan mengikuti kelas Akademi Berbagi Semarang dengan materi Creative Writing “Menjual Kota dengan Tulisan”. Bu guru yang menyampaikan materi kali ini dari Depok. yaitu @arnellism. seorang Guru Bahasa Indonesia, Blogger, dan penulis buku. wow.

arnelism

Mbak Arnellis membuka kelas dengan berkenalan, kemudian menceritakan secara singkat pengalaman dalam menulis dan menerbitkan buku fiksi yang berlatar kota Semarang. okay.
untuk menjual sebuah kota, diperlukan sebuah city marketing yaitu mempromosikan kota baik kota yang sudah jadi atau yang masih berkembang dalam tahap pembangunan. dalam hal itu, semua harus dicari “Apa yang bisa dijual dari kota tersebut?”

melalui apa saja kita bisa menjual kota? banyak sekali media yang bisa digunakan. seperti media cetak, video, film, lagu, bahkan buku. kalian tau film ” ? ” karya Hanung Bramantyo yang kebanyakan proses sutingnya di Semarang. Atau film Soegija yang baru-baru ini tayang di Bioskop, banyak juga yang mengambil tempat di Semarang. secara tidak langsung hal tersebut membuat nilai tambah untuk kota untuk dijual.

melalui sosial media, seseorang dapat menulis apapun yang dikehendaki, tak sedikit pula yang mempromosikan kota mereka lewat akun jejaring sosial baik facebook, twitter, blogging platform dll. tentunya melalui pengalaman menarik dari kota yang dikunjungi, orang lain yang membaca paling tidak menjadi tahu informasi ada apa saja di kota tersebut. lebih bagus lagi kalau bisa menarik pengunjung bukan?

lalu apa saja hal yang bisa dijual? selain Wisata, sejarah, place branding, masa depan, bahkan komunitas tertentu bisa menjadi daya tarik untuk orang lain berkunjung. dan yang paling penting dari semua itu adalah…. jeng jeng jeng..

KENALI DULU KOTAMU!

kalau gak kenal, mana bisa kalian crita-crita apa aja keunikan dikotamu? apa saja makanan khas disana? sejarah disana? komunitas apa aja yang ada? okay?

Hal yang unik dari kota salah satunya Place Branding, apa itu? sebutan khas istilahnya. nih saya kasih contoh.

Bogor kota Hujan
Batik kota Pekalongan, eh kebalik.
Semarang kota lunpia, kota Rob, kota lama, kota lawang sewu, dll

nah, jelas? jadi kembali ke awal. kenali dulu kotamu.. lalu?
Ceritakan semua yang menarik, tapi… Jangan Asal Bunyi, lakukan Riset terlebih dahulu. ingat, jangan membuat berita atau tulisan yang hoax.

Setelah tahu apa yang menarik, Deskripsikan dan bandingkan. ingat-ingat aja rumus ini:

deskripsikan latar = Waktu + tempat + suasana

kemudian bandingkan, bisa di kota tersebut tapi beda latar. contoh.
Lawangsewu siang hari : terang, eksotis, cerah.
Lawangsewu malam hari : gelap, angker, merinding.

dan begitu seterusnya…
Bisa juga membandingkan dengan kota lain.

Ajak pembaca tulisan ikut merasakan apa yang kalian tulis, dan juallah kotamu!

~~~~~
bonus
poto bareng bu guru, aye! ~(“”~)

Share this